News  

Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Pinrang

SULSELNEWS.NET – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak bencana angin puting beliung di Kabupaten Pinrang.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD, angin kencang yang terjadi pada Minggu, 14 Desember 2025, mengakibatkan kerusakan pada 48 unit rumah warga.

Selain itu, satu unit pabrik penggilingan padi serta empat unit rumah pembakaran batu bata turut terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian tersebut.

“Setelah kejadian, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pinrang. Mereka melakukan asesmen dan pendataan di lapangan, kemudian kami segera menyalurkan bantuan,” ujar Amson Padolo, Senin (15/12/2025).

Ia menjelaskan, setelah proses asesmen rampung, Pemprov Sulsel melalui Dinas Sosial dan BPBD menyalurkan bantuan darurat berupa buffer stock untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak.

“Setelah koordinasi, kami langsung menyerahkan bantuan darurat berupa buffer stock kepada keluarga yang terdampak bencana,” jelasnya.

Adapun rincian dampak kerusakan akibat angin kencang di Kabupaten Pinrang sebagai berikut:

Desa Padaelo
* Rumah rusak sedang: 1 unit
* Rumah rusak ringan: 1 unit
* Pabrik penggilingan padi rusak berat: 1 unit
Total: 2 unit rumah

Kassie, Kelurahan Lanrisang
* Rumah rusak berat: 7 unit
* Rumah rusak sedang: 5 unit
* Rumah rusak ringan: 4 unit
* Rumah pembakaran batu bata roboh: 4 unit
Total: 16 unit rumah
*
Jampue, Kelurahan Lanrisang

Rumah rusak berat: 8 unit
Rumah rusak sedang: 11 unit
Rumah rusak ringan: 8 unit

Pemprov Sulsel memastikan akan terus melakukan pemantauan serta koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah setempat guna memastikan penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *