SULSELNEWS.NET — Pelatihan pembelajaran huruf hijaiyah yang dilaksanakan di TPA Nurul Hidayah menarik perhatian puluhan anak di Desa Panyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sabtu (22/11/2025). Kegiatan ini digelar oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Makassar (UNM) sebagai bagian dari implementasi mata kuliah Pengembangan Kurikulum.
Pelatihan tersebut berfokus pada pengenalan huruf hijaiyah dengan menggunakan media kreatif seperti poster, kartu huruf, permainan edukatif, dan metode belajar sambil bernyanyi. Kegiatan ini disambut antusias oleh para santri TK/TPA yang memenuhi halaman lokasi kegiatan.
“Alhamdulillah, anak-anak sangat bersemangat. Mereka mudah mengikuti materi ketika disampaikan dengan lagu dan permainan,” ujar Nurul Azizah Basri, salah satu mahasiswa pelaksana kegiatan.
Selain mengenalkan huruf hijaiyah dasar, mahasiswa juga memberikan contoh pelafalan yang benar melalui audio dan gerakan tangan sehingga anak-anak lebih mudah menghafal bentuk dan bunyi huruf.
Pengajar TPA Nurul Hidayah, Srianti Asis, menyampaikan bahwa metode yang dibawa mahasiswa sangat membantu proses pembelajaran yang selama ini cenderung monoton.
“Kegiatan ini membuka wawasan kami. Ternyata belajar hijaiyah bisa dikemas sangat menyenangkan. Metode yang diberikan adik-adik mahasiswa memberikan inspirasi dan inovasi bagi kami untuk mengajar anak-anak santri,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dinilai bermanfaat untuk meningkatkan minat anak dalam membaca Al-Qur’an sejak dini. Para orang tua yang turut hadir merasa terbantu dengan adanya tambahan ilmu bagi anak-anak mereka.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa turut menyerahkan media edukasi seperti kartu hijaiyah dan poster belajar. Ke depan, mereka berencana mengembangkan media pembelajaran tambahan seperti puzzle huruf, kartu kerja, serta video pembelajaran.












