SULSELNEWS.NET— Polisi menggerebek sebuah markas atau sekretariat milik mahasiswa di Kota Makassar, Kamis dini hari (20/11/2025). Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan sepuluh mahasiswa setelah menemukan belasan anak panah busur, ketapel, hingga senjata tajam di dalam sekretariat. Polisi kini masih menyelidiki tujuan para mahasiswa menyimpan berbagai jenis senjata tersebut.
Penggerebekan dilakukan oleh petugas gabungan dari Polres Gowa pada sebuah rumah yang dijadikan sekretariat organisasi mahasiswa di Kecamatan Rappocini, perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan belasan busur panah dan senjata tajam yang disimpan di dalam tas maupun lemari milik mahasiswa.
Setelah penggeledahan, petugas langsung mengamankan sepuluh mahasiswa untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Aksi penggerebekan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan dua mahasiswa sebelumnya yang kedapatan membawa busur panah, ketapel, dan senjata tajam oleh anggota Perintis Sabhara Polres Gowa saat melakukan patroli rutin di Kecamatan Somba Opu.
Berdasarkan temuan awal tersebut, polisi kemudian melibatkan belasan personel gabungan untuk melakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil mengamankan puluhan barang bukti dari dalam sekretariat mahasiswa.
Seluruh mahasiswa yang diamankan selanjutnya dibawa ke Mapolres Gowa untuk menjalani pemeriksaan. Sejumlah mahasiswa bahkan sempat tidak mengakui kepemilikan barang bukti yang ditemukan di lokasi.
Petugas yang menerima laporan warga menyebutkan bahwa aktivitas para mahasiswa tersebut sangat meresahkan masyarakat sekitar.
“Petugas dari Polres Gowa akan menindak tegas para pelaku yang meresahkan masyarakat dan mengganggu kamtibmas, khususnya di wilayah Kabupaten Gowa,” ujar Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman.












