SULSELNEWS.NET – Diduga akibat salah paham saat berpesta minuman keras, seorang menantu di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tega menusuk dan menebas leher mertua kandungnya dengan sebilah parang. Akibatnya, korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Korban bernama Rustam (40) dilarikan ke RSUD Syekh Yusuf Gowa dengan luka tusuk di bagian perut serta luka terbuka di lehernya. Penganiayaan itu terjadi di Dusun Kampung Beru, Desa Lonjo’ Boko, Kecamatan Parang Loe, Senin malam (3/11) sekitar pukul 21.45 WITA.
Menurut informasi, peristiwa bermula ketika korban dan pelaku yang diketahui bernama Daeng Baso tengah berpesta minuman keras jenis ballo bersama sejumlah orang di salah satu rumah warga. Dalam suasana mabuk, keduanya diduga terlibat salah paham hingga terjadi cekcok.
“Pelaku emosi lalu mengambil sebilah parang dan langsung menusuk perut serta menebas leher mertuanya hingga terjatuh,” ungkap salah satu saksi di lokasi.
Usai menganiaya mertuanya, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian. Aparat Polsek Parangloe yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memburu pelaku yang diketahui kabur meninggalkan rumahnya.
Kapolsek Parangloe, AKP Ashar, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Kami masih melakukan pencarian terhadap pelaku Daeng Baso yang melarikan diri setelah menganiaya mertuanya. Barang bukti sebilah parang juga masih dalam proses pencarian,” jelas AKP Ashar.
Hingga kini, korban masih dirawat intensif di RSUD Syekh Yusuf Gowa akibat luka serius yang dideritanya. Polisi terus melakukan penyelidikan dan berharap pelaku segera menyerahkan diri.












