SULSELNEWS.NET — Angin puting beliung menerjang dua kelurahan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (9/10/2025) pagi. Belasan rumah warga di Kelurahan Samata dan Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, porak poranda akibat terjangan angin kencang yang disertai hujan deras.
Satu rumah semi permanen dilaporkan rubuh rata dengan tanah, menimpa tiga orang penghuninya. Warga yang menjadi korban tertimpa rangka atap rumah mengalami rasa sakit di bagian punggung dan langsung mendapat perawatan setelah dievakuasi warga sekitar.
Detik-detik usai angin puting beliung menerbangkan atap rumah bahkan sempat direkam warga. Dalam video amatir yang beredar, terlihat sejumlah rumah kehilangan atap seng, sementara air hujan deras masuk dan merusak perabotan di dalam rumah.
Sedikitnya 13 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat akibat bencana tersebut. Menurut salah satu korban, angin datang tiba-tiba dan berputar dengan kencang hingga menerbangkan atap rumah mereka.
“Angin datang dan berputar sambil menerbangkan atap rumah. Kami sempat mau lari keluar, tapi tiba-tiba balok kayu jatuh dan menimpa kami,” ujar Salmiah, salah satu korban angin puting beliung.
Usai kejadian, Polres Gowa langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi rumah warga yang terdampak sekaligus menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan layanan pemeriksaan kesehatan bagi para korban.
“Kami dari Polres Gowa datang meninjau langsung lokasi kejadian. Selain memberikan bantuan sembako, kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan kepada korban dan akan membantu pembangunan rumah warga yang rubuh agar bisa kembali ditempati,” kata Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman.
Akibat peristiwa ini, sejumlah kepala keluarga terpaksa mengungsi sementara ke rumah keluarga terdekat sambil menunggu proses perbaikan rumah.
Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian dan warga sekitar kini bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan membantu pemulihan pascabencana.












