SULSELNEWS.NET – Pertamina Patra Niaga Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Gorontalo menggelar lomba mewarnai dan cerdas cermat bertema lingkungan di SDN 42 Hulonthalangi, Kota Gorontalo.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program edukasi dan sosialisasi lingkungan melalui inisiatif Sekolah Hijau Tenda (SEHAT). Tujuannya, menumbuhkan kreativitas sekaligus kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sejak dini.
Integrated Terminal Manager Pertamina Patra Niaga Gorontalo, Imam Rodhianto, menyebut kegiatan tersebut masuk dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina pada pilar Pertamina Cerdas, yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak. Melalui lomba mewarnai dan cerdas cermat bertema lingkungan, kami berharap lahir generasi muda yang peduli lingkungan, mampu berpikir kritis, dan siap berperan aktif menjaga bumi di masa depan,” ujarnya.
Lomba mewarnai diikuti siswa kelas 1–3 dengan tema keindahan alam dan pentingnya menjaga lingkungan. Sementara itu, lomba cerdas cermat melibatkan siswa kelas 4–6 dengan materi kebun sekolah, perubahan iklim, hingga prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Kepala SDN 42 Hulonthalangi, Hijrah R. Hakim, mengapresiasi dukungan Pertamina.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Gorontalo yang telah membawa program edukasi lingkungan di sekolah kami. Anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman berharga melalui kegiatan lomba ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk membentuk generasi yang cerdas, peduli, dan berkarakter,” ungkapnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa kegiatan ini menegaskan peran Pertamina sebagai mitra strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus menanamkan nilai kepedulian lingkungan.
Menurutnya, inisiatif ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education, melalui penguatan pendidikan lingkungan sejak dini.












