SULSELNEWS.NET, Gowa — Turnamen Mini Soccer memperebutkan Piala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanabangka resmi dimulai, Minggu (3/8/2025). Sebanyak 32 tim dari berbagai wilayah di Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, siap berlaga dalam ajang bergengsi yang digelar di Lapangan Desa Tanabangka.
Turnamen yang akan berlangsung selama sebulan ini digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Pertandingan perdana disambut meriah oleh ratusan warga dan sejumlah pejabat daerah yang hadir langsung di lokasi.
Letkol Inf Gilles R.B. Hogendorp, Kepala Sandi dan Siber Kodam XIV/Hasanuddin yang hadir membuka turnamen, mengingatkan para peserta untuk menjaga semangat sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai sarana silaturahmi serta pembinaan atlet muda.
“Ini hanya ajang silaturahmi, tetap jaga sportivitas dan jadikan mini soccer ini sebagai tempat mencari bibit pesepak bola,” ujarnya.
Camat Bajeng Barat, Syamsurijal Pabeta, mengapresiasi keterlibatan pemuda dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan melalui kegiatan positif seperti turnamen olahraga.
“Saya sangat bangga, pemuda di wilayah ini mampu menggelar kompetisi yang bukan hanya meriah, tapi juga membangun semangat kebersamaan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua BPD Tanabangka, Syamsuddin Daeng Sijaya, menyampaikan bahwa turnamen ini sudah memasuki tahun kedua pelaksanaan dan diharapkan bisa menjadi agenda rutin tahunan.
“Kegiatan ini adalah bentuk dukungan kami kepada pemuda yang cinta olahraga. Kami harap kegiatan seperti ini terus didukung semua pihak,” jelasnya.
Ketua Panitia, Muskarman Daeng Liwang, mengatakan turnamen ini bukan semata ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media mempererat hubungan antarwarga dan menyalurkan bakat generasi muda.
“Kami mengusung moto: ‘Hilang Kebanggaan Tanpa Kebersamaan’. Turnamen ini harus menjadi ruang tumbuhnya solidaritas dan sportivitas,” ujarnya.
Turnamen akan menggunakan sistem setengah kompetisi, di mana setiap hari akan berlangsung dua pertandingan yang mempertemukan empat tim. Final dijadwalkan pada 7 September 2025, dengan hadiah puluhan juta rupiah bagi pemenang.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak laga pembuka digelar. Turnamen ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan sekaligus ajang pencarian talenta muda sepak bola lokal yang potensial.












