Siswa SMP di Gowa Alami Gangguan Penglihatan Usai Dilontarkan Tusuk Bakso oleh Teman Sekolah

SULSELNEWS.NET – Seorang siswa SMP di Kabupaten Gowa mengalami luka berat pada mata kanannya setelah dilontarkan panah yang terbuat dari tusuk bakso oleh temannya sendiri saat jam istirahat sekolah. Akibat insiden tersebut, mata kanan korban terancam mengalami kebutaan permanen.

Korban berinisial L-A (12), siswa SMP di Kecamatan Bajeng Barat, saat itu tengah duduk bersama teman-temannya di depan kelas. Tanpa diduga, salah satu temannya berinisial M-L (13) melontarkan tusuk bakso menggunakan ketapel dari gelang karet ke arah korban.

Tusuk tersebut mengenai mata kanan L-A, membuat korban langsung merintih kesakitan. Ia sempat mendapatkan pertolongan pertama di ruang BP sekolah, sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit di Makassar untuk menjalani operasi. Namun, mata kanan korban kini tidak lagi bisa melihat.

Usai menjalani perawatan, ibu korban langsung melaporkan M-L ke pihak kepolisian karena perbuatannya menyebabkan mata anaknya buta.

“Saya tidak menyangka hal seperti ini bisa terjadi di sekolah. Anak saya sekarang tidak bisa melihat sebelah matanya,” ungkap Hermawati, ibu korban.

Pihak kepolisian dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gowa membenarkan adanya laporan dari keluarga korban. Saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung.

“Kami telah menerima laporan dari pihak keluarga korban. Saat ini Unit PPA masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini,” ujar IPTU Kamaruddin, KBO Satreskrim Polres Gowa.

Pelaku yang juga masih di bawah umur kini dalam penanganan Unit PPA Satreskrim Polres Gowa. Ia akan dijerat dengan Pasal 80 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Ancaman hukuman atas tindakannya mencapai 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *