SULSELNEWS.NET – Beragam cara dilakukan umat Muslim dalam menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ratusan santri dari berbagai Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TK/TPA) menggelar pawai keliling kampung untuk menyemarakkan pergantian tahun baru hijriah.
Dengan lantunan shalawat dan puji-pujian kepada Allah SWT, ratusan santri dan santriwati bersama majelis taklim se-Kecamatan Bajeng Barat tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Selain menyanyikan lagu-lagu islami, para peserta juga membawa spanduk bertuliskan ajakan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Pawai keliling kampung ini dimulai dari Lapangan Desa Tanabangka, Kecamatan Bajeng Barat, melintasi Desa Borimatangkasa dan Desa Gentungang, sebelum kembali finis di Desa Tanabangka.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolsek Bajeng, IPTU Haris, pengurus BKPRMI Bajeng Barat, pemerintah desa, hingga remaja masjid setempat.
Pawai Tahun Baru Islam ini menjadi salah satu bentuk syiar Islam yang juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi para santri dan masyarakat luas tentang makna pergantian tahun hijriah.
Salah seorang warga, Zulfahmi Bahtiar, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak sejak dini.
“Kegiatan ini mereka lakukan sebagai bentuk syiar Islam, sekaligus untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak sejak dini. Kami juga berharap, di Tahun Baru Islam 1447 Hijriah ini, umat Muslim semakin bersatu dan mendoakan agar saudara kita di Gaza terbebas dari kekejaman Zionis Israel,” ujar Zulfahmi.












