SULSELNEWS.NET — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan sejumlah program sosial untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar. Dua agenda yang menjadi perhatian ialah program bedah 419 rumah warga dan nikah massal gratis bagi 210 pasangan.
Rangkaian perayaan berlangsung selama 30 hari, mulai 31 Oktober hingga 29 November 2026. Sementara puncak peringatan hari jadi Kota Makassar jatuh pada 9 November 2026.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengarahkan agar perayaan tahun ini tidak hanya berisi kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Panitia HUT ke-419 Kota Makassar, Muhammad Roem, mengatakan rangkaian kegiatan melibatkan sekitar 23 organisasi perangkat daerah (OPD), dengan agenda yang mencakup pelayanan publik, kesehatan, kegiatan sosial, budaya, olahraga, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
“Pesan Bapak Wali Kota, kegiatan HUT Kota ini harus berdampak langsung kepada masyarakat,” kata Roem, Rabu (28/10/2026).
Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Salah satu program yang disiapkan ialah bedah 419 rumah warga melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Program ini diharapkan membantu memperbaiki kondisi hunian masyarakat.
Pemkot Makassar juga merencanakan nikah massal gratis bagi 210 pasangan melalui Dinas Sosial. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10 November 2026, sedangkan resepsi direncanakan pada 15 November.
Di sektor kesehatan, masyarakat dapat mengikuti sejumlah kegiatan, antara lain sunatan massal, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta operasi bibir sumbing dan langit-langit di RSUD Daya.
Panitia juga mendorong keterlibatan masyarakat hingga tingkat RT dan RW dalam kegiatan donor darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah Palang Merah Indonesia (PMI).
Layanan Publik hingga Bersih-Bersih Kanal
Rangkaian HUT ke-419 Makassar turut diisi kegiatan pelayanan publik. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan menghadirkan mobil layanan Sahabat Usaha yang berkeliling ke sejumlah kecamatan.
Layanan tersebut mencakup pendampingan pengurusan perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS), sehingga pelaku usaha dapat memperoleh informasi dan bantuan lebih dekat dengan tempat tinggal maupun lokasi usahanya.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga menyiapkan agenda khusus bagi bayi yang lahir pada 9 November 2026. Pemkot merencanakan kunjungan kepada bayi terpilih sekaligus memberikan layanan dokumen kependudukan, termasuk akta kelahiran.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum menjadwalkan delapan kegiatan bersih-bersih kanal untuk membantu menjaga kelancaran aliran air dan mengantisipasi potensi genangan saat musim hujan.
Dinas Pertanahan juga akan menghadirkan klinik pertanahan yang menyambangi kecamatan untuk memberikan informasi dan konsultasi kepada masyarakat terkait persoalan pertanahan.
Makassar Great Sale hingga Festival Muara
Tidak hanya berfokus pada pelayanan sosial, perayaan HUT ke-419 Makassar juga diarahkan untuk menggerakkan perekonomian lokal.
Pemkot menyiapkan Makassar Great Sale yang akan berlangsung di delapan pusat perbelanjaan dengan melibatkan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Sulawesi Selatan.
Sejumlah agenda lain turut disiapkan, seperti festival kopi, Makassar Jazz Festival, wisata kuliner, urban farming festival, serta kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif.
Festival Muara dijadwalkan menjadi salah satu agenda penutup rangkaian perayaan pada 28–29 November 2026. Kegiatan ini akan menghadirkan kolaborasi seniman, pelaku budaya, dan UMKM.
Panitia juga menyiapkan inovasi berupa buku edisi terbatas yang dapat diakses melalui Makassar Creative Hub (MCH). Masyarakat dapat mengumpulkan stempel dari sejumlah lokasi atau kegiatan yang telah ditentukan untuk berkesempatan mengikuti pengundian saat Festival Muara.
Peringatan Digelar Lebih Sederhana
Berbeda dari perayaan yang berorientasi pada kemeriahan seremoni, peringatan HUT ke-419 Kota Makassar pada 9 November 2026 direncanakan dikemas melalui sidang paripurna DPRD Kota Makassar.
Menurut Roem, konsep tersebut merupakan bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Sidang paripurna tetap akan melibatkan sejumlah elemen masyarakat, tokoh masyarakat, pemuda, guru, dan unsur pemerintahan. Kegiatan juga direncanakan diisi penampilan seni dari pelajar serta pemberian penghargaan kepada tokoh masyarakat dan pemuda.
Roem berharap masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan dan kegiatan yang telah disiapkan selama rangkaian perayaan berlangsung.
“Harapan kami, seluruh rangkaian HUT ke-419 ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bukan hanya merayakan hari jadi kota, tetapi juga menghadirkan pelayanan, kepedulian sosial, dan peluang ekonomi bagi warga Makassar,” tutupnya.












