SULSELNEWS.NET — Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan ke sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dinyatakan positif mengandung boraks. Hasil uji laboratorium Dinas Kesehatan menunjukkan zat kimia berbahaya tersebut terdapat pada lauk tahu yang disajikan dalam paket makanan.
Temuan itu mencuat setelah sebanyak 97 paket MBG yang didistribusikan ke SD Negeri 58 Lengkese, Desa Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, diperiksa menyusul laporan adanya guru yang mengalami gatal-gatal usai mengonsumsi menu tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Takalar, dr. Nilal Fauziah, membenarkan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan. Dari dua sampel yang diuji, yakni tahu dan ayam, hanya tahu yang dinyatakan positif mengandung boraks.
“Kami bersama tim langsung turun ke lapangan untuk inspeksi sanitasi dan mengambil sampel makanan untuk diperiksa yakni tahu dan ayam, untuk tahu mengandung boraks namun tidak ditemukan formalin,ujar dr.Nilal.
Akibat temuan tersebut, sejumlah siswa memilih tidak mengonsumsi makanan dan mengembalikan paket MBG kepada petugas. Sebagian makanan akhirnya dibuang karena tidak lagi dikonsumsi.
Sementara itu, Kepala SPPG Topejawa, Alwi, mengatakan pihaknya selama ini berupaya memastikan menu MBG yang disalurkan memenuhi standar kebersihan dan kesehatan. Ia menyebut temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi terhadap penyedia bahan pangan.
“Kami mendistribusikan Paket MBG di sekolah tersebut sebanyak 97 paket, karena adanya beberapa guru yang mengalami gatal, Maka kami mengajak Dinkes Takalar untuk memeriksa sampel makanan dan akhirnya diketahui menu tahu mengandung boraks,”ujar Alwi.
Dinas Kesehatan Takalar mengimbau petugas SPPG agar melakukan pemeriksaan dan pengawasan bahan makanan secara lebih ketat sebelum menu MBG didistribusikan kepada para penerima manfaat.












