News  

31 Ribu Warga Hadiri Jalan Santai HUT ke-418 Kota Makassar dan HUT Korpri ke-54

SULSELNEWS.NET — Suasana kebersamaan dan kebanggaan warga Kota Makassar begitu terasa di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (11/11/2025). Sejak pagi, puluhan ribu warga tumpah ruah mengikuti Semarak Jalan Santai dalam rangka memperingati HUT ke-54 Korpri sekaligus HUT ke-418 Kota Makassar.Swasembada kedelai

Senyum, tawa, dan semangat peserta berpadu dengan semilir angin laut Losari yang seolah ikut merayakan hari istimewa bagi “Kota Daeng”.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Melinda Aksa, Ketua Korpri Pusat sekaligus Kepala BKN Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, Sekprov Sulsel Jufri Rahman, serta jajaran SKPD dan direksi Perusda tampak berbaur akrab bersama masyarakat.

Tanpa sekat antara pemimpin dan warga, semuanya larut dalam suasana hangat dan penuh kegembiraan.

Tepat pukul 06.00 Wita, tanda dimulainya jalan santai dikibaskan. Ribuan peserta menyusuri rute dari Anjungan Pantai Losari menuju Balai Kota dan kembali ke panggung utama pukul 07.30 Wita. Langkah serentak itu menjadi simbol kekompakan dan semangat membangun Makassar yang terus maju.

Ketua Korpri Pusat sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya kegiatan akbar ini.

“Saya ikut bangga dan bahagia. Terima kasih atas undangannya kepada Ketua Korpri Kota Makassar, Pak Zulkifly Nanda. Saya merasa terhormat bisa hadir di Hari Jadi Kota Makassar yang ke-418,” ujarnya di hadapan ribuan peserta.

Berdasarkan data aplikasi LONTARA+, tercatat lebih dari 31 ribu peserta mengikuti kegiatan ini. Usai menempuh rute, peserta disuguhi atraksi senam lagu daerah, tayangan sejarah Korpri, dan momen reflektif mengenang para pendahulu.

Dengan gaya khasnya yang hangat, Prof. Zudan mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga kerukunan dan keamanan di Kota Makassar.

“Kalau anak umur 418 tahun, itu sudah sangat dewasa. Mari kita jaga kota ini agar tetap aman, damai, dan rukun,” pesannya disambut tawa dan tepuk tangan peserta.

Prof. Zudan juga menilai keberhasilan pelaksanaan kegiatan berskala besar ini sebagai bukti nyata kolaborasi dan inovasi daerah melalui pendanaan kreatif (creative financing).

“Ini luar biasa. Kota Makassar berhasil menggandeng mitra swasta, BUMN, BUMD, hingga lembaga nasional seperti BI dan OJK. Tidak semua harus dibiayai dari APBD. Pendanaan kreatif seperti ini mampu menggerakkan ekonomi lokal hingga nasional,” jelasnya.

Ia pun mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kota Makassar dan jajaran Korpri.
“Hebat sekali, bisa mengumpulkan 31 ribu ASN dan warga. Ini acara yang bagus, penuh semangat kebersamaan,” puji Zudan.

Menariknya, di akhir sambutan, Prof. Zudan secara spontan menambah dua paket hadiah umrah bagi peserta jalan santai, melengkapi dua paket yang sebelumnya disiapkan oleh Wali Kota Munafri.

“Tadi saya dengar hadiahnya dua umrah dari Pak Wali. Perlu ditambah tidak?” tanyanya yang langsung disambut teriakan “perlu!” dari ribuan peserta.

“Kalau begitu saya tambahkan dua lagi, satu dari Kepala BKN dan satu dari Ketua Umum Korpri,” ujarnya disambut sorak gembira.

Ia juga menegaskan, hadiah dapat diganti uang tunai Rp35 juta bagi penerima non-muslim untuk tujuan amal atau perjalanan rohani. “Yang penting niatnya untuk kebaikan,” tambahnya.

Kemeriahan berlanjut dengan penampilan musisi lokal Ridwan Sau yang membawakan lagu-lagu daerah dan dangdut bernuansa ceria.

Lebih dari sekadar olahraga bersama, kegiatan ini menjadi simbol eratnya persaudaraan antara ASN, masyarakat, dan seluruh elemen kota.

Jalan santai ini sekaligus menjadi cerminan nyata semangat Makassar Kompak — di mana pemerintah dan warga berjalan beriringan menuju kota yang lebih kuat, harmonis, dan bahagia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *